Perbedaan HR dan HRD: Tugas, Fungsi, dan Perannya di Perusahaan

perbedaan hr dan hrd

Istilah HR dan HRD sering digunakan secara bergantian ketika membahas pengelolaan sumber daya manusia di perusahaan. Keduanya memang berkaitan dengan karyawan, tetapi memiliki fokus dan cakupan tanggung jawab yang berbeda. 

Secara umum, HR (Human Resources) mencakup fungsi pengelolaan sumber daya manusia secara lebih luas, sedangkan HRD (Human Resources Development) lebih berfokus pada pengembangan kompetensi dan potensi karyawan. 

Pahami perbedaan selengkapnya di bawah ini!

Apa Perbedaan HR dan HRD?

Meskipun HR dan HRD sama-sama berperan dalam pengelolaan karyawan, keduanya memiliki fokus pekerjaan yang berbeda. Dalam praktiknya, pembagian fungsi juga dapat disesuaikan dengan struktur dan kebutuhan masing-masing perusahaan.

Berikut ini perbedaan HR dan HRD:

1. Fokus Utama Pekerjaan

HR memiliki cakupan yang lebih luas dalam mengelola employee lifecycle, mulai dari proses rekrutmen, administrasi karyawan, hingga hubungan kerja dan kebutuhan operasional SDM.

Sementara itu, HRD lebih berfokus pada pengembangan karyawan, seperti peningkatan kompetensi, pengembangan karier, pelatihan, dan pengelolaan potensi talenta.

2. Ruang Lingkup Tanggung Jawab

HR dapat menangani berbagai proses yang berkaitan dengan pengelolaan karyawan, termasuk database karyawan, absensi, payroll, rekrutmen, hingga employee relations.

HRD memiliki ruang lingkup yang lebih spesifik pada aspek pengembangan, seperti menyusun program pelatihan, mengidentifikasi kebutuhan kompetensi, dan mendukung pengembangan karier karyawan.

3. Orientasi Pekerjaan

HR perlu memastikan berbagai proses pengelolaan karyawan berjalan secara terstruktur dan mendukung kebutuhan operasional perusahaan. Fungsi ini juga dapat berperan dalam mendukung kebijakan dan strategi SDM.

Sementara itu, HRD lebih berorientasi pada peningkatan kemampuan dan potensi karyawan agar kompetensinya dapat berkembang sesuai kebutuhan perusahaan.

Baca Juga: Ini Daftar Software HRIS Terbaik di Indonesia

4. Pengelolaan Kinerja Karyawan

HR dapat berperan dalam mengelola sistem dan proses performance management di perusahaan. Data hasil evaluasi tersebut kemudian dapat menjadi dasar untuk memahami pencapaian karyawan.

HRD dapat menggunakan hasil evaluasi kinerja untuk menentukan kebutuhan pengembangan, seperti pelatihan, peningkatan kompetensi, atau perencanaan karier.

Dengan demikian, performance management dapat menjadi salah satu titik yang menghubungkan fungsi HR dan HRD.

5. Hubungan dengan Karyawan

HR umumnya berinteraksi dengan karyawan dalam berbagai kebutuhan selama employee lifecycle, termasuk administrasi, kebijakan perusahaan, hubungan kerja, dan kebutuhan personalia.

Sementara itu, HRD lebih banyak berinteraksi dengan karyawan dalam konteks pengembangan, pembelajaran, peningkatan kompetensi, serta perencanaan karier.

6. Kontribusi terhadap Strategi Perusahaan

HR membantu memastikan perusahaan memiliki sistem dan proses pengelolaan SDM yang mendukung tujuan bisnis. Hal ini mencakup ketersediaan tenaga kerja, administrasi, hingga pengelolaan karyawan.

HRD berkontribusi dengan memastikan kompetensi dan potensi karyawan dapat dikembangkan sesuai arah dan kebutuhan perusahaan.

Keduanya dapat memberikan kontribusi strategis ketika data karyawan, kinerja, dan kebutuhan pengembangan dapat digunakan secara terintegrasi.

7. Posisi dalam Struktur Organisasi

Tidak semua perusahaan memiliki pembagian HR dan HRD dengan struktur yang sama. Pada perusahaan tertentu, HRD dapat menjadi bagian dari fungsi HR. Sementara pada perusahaan lain, istilah HRD dapat digunakan sebagai nama departemen yang mencakup berbagai fungsi pengelolaan SDM.

Karena itu, perbedaan HR dan HRD dalam praktiknya dapat bergantung pada skala perusahaan, struktur organisasi, serta pembagian tanggung jawab yang ditetapkan.

Baca Juga: Software SDM: Solusi Mengatasi Pengelolaan Karyawan

Apa Saja Tugas HR dan HRD di Perusahaan?

Setelah memahami perbedaannya, Anda dapat melihat bagaimana kedua fungsi tersebut menjalankan tanggung jawabnya dalam kegiatan sehari-hari. Meskipun terdapat area pekerjaan yang saling beririsan, HR dan HRD umumnya memiliki fokus tugas yang berbeda.

Tugas HR

HR bertanggung jawab terhadap berbagai proses yang berkaitan dengan pengelolaan karyawan secara menyeluruh. Beberapa tugas yang umum dilakukan antara lain:

  • Mengelola data dan administrasi karyawan.
  • Menjalankan proses rekrutmen dan onboarding.
  • Mengelola absensi dan kebutuhan payroll.
  • Menangani employee relations.
  • Mendukung penyusunan kebijakan dan prosedur HR.
  • Memantau kebutuhan tenaga kerja.
  • Mendukung proses performance management.
  • Memastikan administrasi karyawan berjalan sesuai ketentuan perusahaan.

Tugas HRD

HRD lebih berfokus pada bagaimana karyawan dapat berkembang dan memberikan kontribusi sesuai dengan kebutuhan perusahaan. Beberapa tugasnya meliputi:

  • Mengidentifikasi kebutuhan pengembangan kompetensi.
  • Menyusun program pelatihan dan pengembangan karyawan.
  • Mendukung career development.
  • Mengembangkan dan mempertahankan talent potensial.
  • Mengevaluasi kebutuhan kompetensi berdasarkan kinerja karyawan.
  • Mendukung succession planning.
  • Menghubungkan hasil performance management dengan program pengembangan karyawan.

Dalam praktiknya, tugas HR dan HRD dapat saling berkaitan. Misalnya, data kinerja yang dikelola melalui performance management dapat membantu HRD menentukan program pengembangan yang sesuai bagi karyawan.

Baca Juga: 7 Perbedaan HRD dan Personalia, Jangan Tertukar!

Tantangan HR dan HRD dalam Mengelola Karyawan

Semakin besar perusahaan, semakin kompleks pula kebutuhan dalam mengelola karyawan. HR tidak hanya perlu memastikan administrasi berjalan dengan baik, tetapi juga harus menyediakan data yang dapat mendukung pengambilan keputusan. 

Di sisi lain, HRD membutuhkan informasi yang akurat untuk memahami kinerja dan potensi karyawan.

Beberapa tantangan yang umum dihadapi antara lain:

  • Data karyawan belum terintegrasi, sehingga HR membutuhkan waktu lebih banyak untuk mencari dan memperbarui informasi.
  • Proses administrasi masih banyak dilakukan secara manual, mulai dari pengajuan hingga approval berbagai kebutuhan karyawan.
  • Pemantauan kinerja belum terstruktur, sehingga HR dan HRD kesulitan melihat perkembangan karyawan secara berkala.
  • Potensi karyawan belum terpetakan secara objektif, terutama ketika perusahaan memiliki jumlah karyawan yang besar.
  • Program pengembangan belum sepenuhnya berdasarkan data, sehingga pelatihan atau pengembangan kompetensi belum selalu sesuai dengan kebutuhan.
  • Informasi HR tersebar di berbagai sistem, sehingga proses analisis dan pengambilan keputusan membutuhkan koordinasi lebih panjang.
  • HR memiliki beban administratif yang tinggi, sehingga ruang untuk menjalankan fungsi strategis dan pengembangan karyawan menjadi terbatas.

Tantangan tersebut menunjukkan bahwa HR dan HRD membutuhkan sistem HRIS yang dapat membantu menghubungkan berbagai proses pengelolaan SDM, bukan hanya untuk menyelesaikan pekerjaan administratif, tetapi juga mendukung pengembangan karyawan secara berkelanjutan.

Optimalkan Pengelolaan SDM dengan Software HRD Gaji.id

Gaji.id hadir untuk membantu menjawab kebutuhan tersebut. Gaji.id berkomitmen membantu para HR di Indonesia dalam mengoptimalkan penggunaan Aplikasi HRIS, dengan fitur-fitur yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan perusahaan serta dukungan penuh dalam penggunaannya.

Gaji.id mendukung berbagai kebutuhan pengelolaan SDM melalui:

  • Payroll
  • Attendance
  • Employee Self Service 
  • Personnel
  • Recruitment
  • Task Appraisal
  • Performance Management

Melalui sistem yang terintegrasi, HR dapat mengelola kebutuhan administratif, sementara HRD dapat memperoleh data yang dibutuhkan untuk mendukung pengembangan karyawan. Solusi Gaji.id dapat mendukung kebutuhan berbagai industri.

Jangan biarkan pekerjaan administratif menghambat HR dan HRD dalam mengembangkan SDM perusahaan. Hubungi tim Gaji.id dan jadwalkan demo untuk mengetahui bagaimana solusi HRIS Gaji.id dapat disesuaikan dengan kebutuhan perusahaan Anda.

Share this Article: