Berita bahagia untuk para driver ojol, kurir, dan pekerja berbasis aplikasi lainnya, karena mulai tahun 2026, mereka akan mendapatkan Bonus Hari Raya (BHR). Setelah bertahun-tahun status “mitra” membuat pekerja gig tidak memperoleh hak yang sama seperti karyawan kantoran, kini kondisi itu akan berubah. Pada tahun 2026, pemerintah Indonesia mengambil langkah penting dengan menetapkan kebijakan pemberian bonus pekerja gig economy. Kebijakan ini menjadi upaya untuk meningkatkan kesejahteraan pekerja gig sekaligus memberikan pengakuan atas kontribusi mereka terhadap perekonomian nasional. Dengan kebijakan baru ini, perusahaan platform digital diharapkan memberikan BHR kepada mitra yang memenuhi syarat.
Latar Belakang Kebijakan Bonus Hari Raya untuk Pekerja Gig
Kebijakan ini muncul karena pertumbuhan pesat sektor gig economy di Indonesia. Jutaan orang kini bekerja sebagai pengemudi transportasi online, kurir logistik, maupun pekerja layanan digital lainnya.
Pemerintah menilai bahwa meskipun para pekerja ini berstatus mitra, mereka tetap memiliki kontribusi ekonomi yang besar. Oleh karena itu, pemberian bonus pekerja gig economy dipandang sebagai bentuk perlindungan sosial sekaligus apresiasi atas kerja mereka sepanjang tahun.
Melalui Surat Edaran Menteri Ketenagakerjaan No M/4/HK.04.00/III/2026 yang diterbitkan pada Maret 2026, pemerintah mewajibkan perusahaan aplikasi memberikan Bonus Hari Raya (BHR) kepada pekerja gig, maksimal 7 hari sebelum hari raya.
Ketentuan Dasar Bonus Hari Raya bagi Pekerja Gig
Dalam aturan yang dikeluarkan pemerintah, terdapat beberapa ketentuan utama terkait pemberian bonus tersebut.
- Penerima Bonus
Bonus diberikan kepada pekerja gig yang bekerja melalui platform digital, antara lain:
- Pengemudi ojek online
- Pengemudi taksi online
- Kurir layanan pengantaran berbasis aplikasi
- Mitra logistik atau pengiriman
Namun, tidak semua mitra otomatis menerima bonus. Perusahaan dapat menetapkan kriteria tertentu untuk menentukan penerima bonus pekerja gig economy.
- Syarat Kelayakan Penerima Bonus
Beberapa indikator yang biasanya digunakan untuk menentukan kelayakan penerima bonus antara lain:
- Tingkat keaktifan mitra dalam bekerja
- Jumlah pesanan atau perjalanan yang diselesaikan
- Jam kerja atau waktu online dalam aplikasi
- Tingkat penyelesaian pesanan
- Rating atau penilaian dari pelanggan
Mitra yang aktif dan produktif sepanjang tahun memiliki peluang lebih besar untuk menerima bonus dibandingkan mitra yang jarang beroperasi.
- Besaran Bonus
Besaran BHR ditetapkan paling sedikit 25 persen dari rata-rata pendapatan bersih mitra selama 12 bulan terakhir. BHR juga harus diberikan dalam bentuk tunai, bukan dalam bentuk lain seperti barang, pulsa, atau voucher.
Dampak Kebijakan BHR bagi Ekosistem Gig Economy
Penerapan kebijakan bonus pekerja gig economy membawa beberapa dampak penting bagi ekosistem ekonomi digital, antara lain:
- Meningkatkan perlindungan sosial bagi pekerja sektor informal digital yang selama ini belum memiliki jaminan kesejahteraan yang kuat.
- Meningkatkan motivasi dan produktivitas mitra karena adanya penghargaan finansial atas kinerja mereka.
- Memperkuat hubungan antara perusahaan platform dan para mitranya, sehingga ekosistem gig economy menjadi lebih berkelanjutan.
Namun di sisi lain, perusahaan aplikasi harus menanggung tambahan biaya operasional karena perlu mengalokasikan dana khusus untuk BHR. Penting agar perusahaan melakukan penyesuaian model dan strategi bisnis, demi menjaga keseimbangan antara kesejahteraan mitra dan keberlanjutan bisnis perusahaan.Selain itu, bagi perusahaan platform dengan banyak pekerja, pengelolaan administrasi keuangan seperti gaji dan bonus membutuhkan sistem yang mumpuni. Namun tantangan ini mudah diatasi dengan aplikasi HRIS seperti Gaji.id. Sudah berbasis cloud dan diperkuat oleh teknologi AI, Gaji.id mampu mengotomatisasi berbagai proses administratif HR secara akurat dan efisien. Pekerja bahkan dapat mengunduh slip gaji langsung dari aplikasi, sehingga dapat mengetahui detail jumlah gaji atau bonus yang diterima. Dengan sistem yang canggih, Gaji.id membantu perusahaan mengelola penggajian, tunjangan, hingga bonus secara adil dan transparan. Ingin tahu lebih lanjut tentang aplikasi Gaji.id? Hubungi kami atau jadwalkan demo untuk informasi selengkapnya.