{"id":18088,"date":"2024-12-03T15:16:28","date_gmt":"2024-12-03T08:16:28","guid":{"rendered":"https:\/\/www.gaji.id\/?p=18088"},"modified":"2024-12-03T15:16:30","modified_gmt":"2024-12-03T08:16:30","slug":"dampak-revisi-uu-cipta-kerja-bagi-karyawan-kontrak","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.gaji.id\/id\/2024\/12\/03\/dampak-revisi-uu-cipta-kerja-bagi-karyawan-kontrak\/","title":{"rendered":"Dampak Revisi UU Cipta Kerja bagi Karyawan Kontrak"},"content":{"rendered":"\n<p>Revisi Undang-Undang Cipta Kerja yang diputuskan MK membawa angin segar bagi pekerja di Indonesia, khususnya bagi karyawan kontrak. Beberapa perubahan signifikan dalam undang-undang tersebut memberikan perlindungan dan jaminan yang lebih baik bagi pekerja dengan status kontrak. Artikel ini akan membahas lebih dalam mengenai dampak revisi UU Cipta Kerja bagi karyawan kontrak.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Poin-poin <\/strong><strong>Revisi UU Cipta Kerja bagi Karyawan Kontrak<\/strong><strong>&nbsp;<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>Ada beberapa perubahan penting pada UU Cipta Kerja yang memberi dukungan lebih baik bagi karyawan kontrak, antara lain:&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<ol class=\"wp-block-list\">\n<li><strong>Pembatasan Durasi Kontrak Kerja<\/strong><\/li>\n<\/ol>\n\n\n\n<p>Salah satu poin penting dalam revisi UU Cipta Kerja adalah pembatasan durasi kontrak kerja waktu tertentu (PKWT). Sebelumnya, durasi PKWT seringkali tidak jelas dan dapat diperpanjang tanpa batas. Namun, dalam revisi ini, durasi PKWT dibatasi maksimal 5 tahun. Batasan ini memberikan kepastian hukum bagi pekerja kontrak dan mencegah terjadinya eksploitasi yang berkepanjangan.<\/p>\n\n\n\n<p><strong><a href=\"https:\/\/www.gaji.id\/id\/2024\/11\/20\/ini-isi-revisi-uu-cipta-kerja-terbaru-2024\/\">Baca Juga: Ini Revisi UU Cipta Kerja Terbaru 2024<\/a><\/strong><\/p>\n\n\n\n<ol start=\"2\" class=\"wp-block-list\">\n<li><strong>Peningkatan Peluang Menjadi Karyawan Tetap<\/strong><\/li>\n<\/ol>\n\n\n\n<p>Dengan adanya batasan durasi kontrak, karyawan kontrak memiliki peluang yang lebih besar untuk diangkat menjadi karyawan tetap. Setelah masa kontrak berakhir, perusahaan diharuskan untuk mempertimbangkan kinerja dan kebutuhan bisnis sebelum memutuskan untuk memperpanjang atau mengakhiri kontrak. Hal ini mendorong perusahaan untuk memberikan kesempatan yang lebih adil bagi karyawan kontrak.<\/p>\n\n\n\n<ol start=\"3\" class=\"wp-block-list\">\n<li><strong>Perlindungan terhadap PHK<\/strong><\/li>\n<\/ol>\n\n\n\n<p>Revisi UU Cipta Kerja juga memperkuat perlindungan terhadap pemutusan hubungan kerja (PHK). Perusahaan tidak dapat sembarangan melakukan PHK terhadap karyawan kontrak. PHK hanya dapat dilakukan jika memenuhi syarat-syarat tertentu yang diatur dalam undang-undang, seperti alasan efisiensi, teknologi, atau reorganisasi perusahaan.<\/p>\n\n\n\n<ol start=\"4\" class=\"wp-block-list\">\n<li><strong>Pengembalian Hak Libur<\/strong><\/li>\n<\/ol>\n\n\n\n<p>Karyawan kontrak kini juga berhak mendapatkan libur yang sama dengan karyawan tetap. Hak libur ini sangat penting untuk menjaga keseimbangan antara pekerjaan dan kehidupan pribadi. Dengan adanya jaminan hak libur, karyawan kontrak dapat beristirahat dan memulihkan tenaga setelah bekerja.<\/p>\n\n\n\n<p><a href=\"https:\/\/www.gaji.id\/id\/2024\/12\/03\/dampak-revisi-uu-cipta-kerja-bagi-perusahaan\/\"><strong>Baca Juga: Dampak Revisi UU Cipta Kerja Untuk Perusahaan<\/strong><\/a><\/p>\n\n\n\n<ol start=\"5\" class=\"wp-block-list\">\n<li><strong>Peningkatan Kesejahteraan<\/strong><\/li>\n<\/ol>\n\n\n\n<p>Revisi UU Cipta Kerja juga berdampak pada peningkatan kesejahteraan karyawan kontrak. Beberapa ketentuan dalam UU ini mengatur mengenai upah minimum, jaminan sosial, dan fasilitas kerja lainnya. Dengan adanya peningkatan kesejahteraan, karyawan kontrak dapat hidup lebih layak dan memiliki motivasi kerja yang lebih tinggi.<\/p>\n\n\n\n<p>Namun<strong>, <\/strong>meski banyak manfaat revisi UU Cipta Kerja bagi karyawan kontrak, masih ada beberapa tantangan yang perlu dihadapi. Salah satu tantangan adalah bagaimana memastikan perusahaan benar-benar melaksanakan ketentuan-ketentuan dalam UU ini. Pengawasan dari pemerintah dan serikat pekerja sangat diperlukan untuk mencegah terjadinya pelanggaran.<\/p>\n\n\n\n<p>Di sisi lain, revisi ini membuka peluang bagi perusahaan untuk menciptakan hubungan kerja yang lebih baik dengan karyawan kontrak. Dengan memberikan perlindungan dan kesejahteraan yang memadai, perusahaan dapat meningkatkan produktivitas dan loyalitas karyawan.<\/p>\n\n\n\n<p><strong><a href=\"https:\/\/www.gaji.id\/id\/2024\/08\/27\/phk-yang-tidak-dapat-pesangon-aturan-hukum-dan-kasus-kasus-phk-tanpa-pesangon\/\">Baca Juga: Aturan Hukum PHK Yang Tidak Dapat Pesangon<\/a><\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>Sejatinya, revisi UU Cipta Kerja bagi karyawan kontrak merupakan langkah maju pemerintah untuk memberikan perlindungan yang lebih baik bagi pekerja. Dengan adanya revisi tersebut, karyawan kontrak memiliki harapan akan masa depan yang lebih cerah. Namun, keberhasilan implementasi undang-undang ini sangat bergantung pada komitmen semua pihak dalam mematuhi dan melaksanakannya.<\/p>\n\n\n\n<p><br>Pelaksanaan revisi UU Cipta Kerja bagi Karyawan Kontrak harus diimbangi dengan peningkatan produktivitas. Salah satu caranya adalah dengan memanfaatkan aplikasi-aplikasi manajemen yang telah diperkuat AI. Di area manajemen sumber daya manusia misalnya, aplikasi HRIS Gaji.id telah didukung sistem AI yang canggih. Sehingga berbagai proses HR yang kompleks seperti penggajian, absensi, perhitungan lembur, dan lain sebagainya dapat diotomatisasi. Ingin tahu lebih lanjut tentang aplikasi Gaji.id? Hubungi kami atau jadwalkan demo untuk informasi selengkapnya.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Revisi Undang-Undang Cipta Kerja yang diputuskan MK membawa angin segar bagi pekerja di Indonesia, khususnya bagi karyawan kontrak. Beberapa perubahan signifikan dalam undang-undang tersebut memberikan perlindungan dan jaminan yang lebih baik bagi pekerja dengan status kontrak. Artikel ini akan membahas lebih dalam mengenai dampak revisi UU Cipta Kerja bagi karyawan kontrak. Poin-poin Revisi UU Cipta [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":6,"featured_media":18089,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"site-sidebar-layout":"default","site-content-layout":"","ast-site-content-layout":"default","site-content-style":"default","site-sidebar-style":"default","ast-global-header-display":"","ast-banner-title-visibility":"","ast-main-header-display":"","ast-hfb-above-header-display":"","ast-hfb-below-header-display":"","ast-hfb-mobile-header-display":"","site-post-title":"","ast-breadcrumbs-content":"","ast-featured-img":"","footer-sml-layout":"","ast-disable-related-posts":"","theme-transparent-header-meta":"","adv-header-id-meta":"","stick-header-meta":"","header-above-stick-meta":"","header-main-stick-meta":"","header-below-stick-meta":"","astra-migrate-meta-layouts":"set","ast-page-background-enabled":"default","ast-page-background-meta":{"desktop":{"background-color":"var(--ast-global-color-4)","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-opacity":"","overlay-gradient":""},"tablet":{"background-color":"","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-opacity":"","overlay-gradient":""},"mobile":{"background-color":"","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-opacity":"","overlay-gradient":""}},"ast-content-background-meta":{"desktop":{"background-color":"var(--ast-global-color-5)","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-opacity":"","overlay-gradient":""},"tablet":{"background-color":"var(--ast-global-color-5)","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-opacity":"","overlay-gradient":""},"mobile":{"background-color":"var(--ast-global-color-5)","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-opacity":"","overlay-gradient":""}},"footnotes":""},"categories":[18,70,72],"tags":[52,53,55,54],"class_list":["post-18088","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-artikel","category-performance-management","category-regulasi-pemerintah","tag-hrd","tag-manajemen-hrd","tag-manajemen-karyawan","tag-sumber-daya-manusia"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v26.9 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Dampak Revisi UU Cipta Kerja bagi Karyawan Kontrak<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Artikel ini akan membahas dalam mengenai dampak revisi UU Cipta Kerja bagi karyawan kontrak. Apakah ada perlindungan yang lebih baik?\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.gaji.id\/id\/2024\/12\/03\/dampak-revisi-uu-cipta-kerja-bagi-karyawan-kontrak\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Dampak Revisi UU Cipta Kerja bagi Karyawan Kontrak\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Artikel ini akan membahas dalam mengenai dampak revisi UU Cipta Kerja bagi karyawan kontrak. Apakah ada perlindungan yang lebih baik?\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.gaji.id\/id\/2024\/12\/03\/dampak-revisi-uu-cipta-kerja-bagi-karyawan-kontrak\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Gaji.id \u2013 Totalitas Untuk Kebutuhan Anda\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2024-12-03T08:16:28+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2024-12-03T08:16:30+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/www.gaji.id\/wp-content\/uploads\/2024\/12\/sebastian-herrmann-O2o1hzDA7iE-unsplash-scaled.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"2560\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"1707\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Temmy\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Temmy\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"3 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\/\/www.gaji.id\/id\/2024\/12\/03\/dampak-revisi-uu-cipta-kerja-bagi-karyawan-kontrak\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/www.gaji.id\/id\/2024\/12\/03\/dampak-revisi-uu-cipta-kerja-bagi-karyawan-kontrak\/\"},\"author\":{\"name\":\"Temmy\",\"@id\":\"https:\/\/www.gaji.id\/id\/#\/schema\/person\/b9baae536d92af27595ba8d721bf5182\"},\"headline\":\"Dampak Revisi UU Cipta Kerja bagi Karyawan Kontrak\",\"datePublished\":\"2024-12-03T08:16:28+00:00\",\"dateModified\":\"2024-12-03T08:16:30+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/www.gaji.id\/id\/2024\/12\/03\/dampak-revisi-uu-cipta-kerja-bagi-karyawan-kontrak\/\"},\"wordCount\":551,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/www.gaji.id\/id\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/www.gaji.id\/id\/2024\/12\/03\/dampak-revisi-uu-cipta-kerja-bagi-karyawan-kontrak\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/www.gaji.id\/wp-content\/uploads\/2024\/12\/sebastian-herrmann-O2o1hzDA7iE-unsplash-scaled.jpg\",\"keywords\":[\"hrd\",\"manajemen hrd\",\"manajemen karyawan\",\"sumber daya manusia\"],\"articleSection\":[\"Artikel\",\"Performance Management\",\"Regulasi Pemerintah\"],\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\/\/www.gaji.id\/id\/2024\/12\/03\/dampak-revisi-uu-cipta-kerja-bagi-karyawan-kontrak\/#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/www.gaji.id\/id\/2024\/12\/03\/dampak-revisi-uu-cipta-kerja-bagi-karyawan-kontrak\/\",\"url\":\"https:\/\/www.gaji.id\/id\/2024\/12\/03\/dampak-revisi-uu-cipta-kerja-bagi-karyawan-kontrak\/\",\"name\":\"Dampak Revisi UU Cipta Kerja bagi Karyawan Kontrak\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/www.gaji.id\/id\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/www.gaji.id\/id\/2024\/12\/03\/dampak-revisi-uu-cipta-kerja-bagi-karyawan-kontrak\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/www.gaji.id\/id\/2024\/12\/03\/dampak-revisi-uu-cipta-kerja-bagi-karyawan-kontrak\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/www.gaji.id\/wp-content\/uploads\/2024\/12\/sebastian-herrmann-O2o1hzDA7iE-unsplash-scaled.jpg\",\"datePublished\":\"2024-12-03T08:16:28+00:00\",\"dateModified\":\"2024-12-03T08:16:30+00:00\",\"description\":\"Artikel ini akan membahas dalam mengenai dampak revisi UU Cipta Kerja bagi karyawan kontrak. Apakah ada perlindungan yang lebih baik?\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/www.gaji.id\/id\/2024\/12\/03\/dampak-revisi-uu-cipta-kerja-bagi-karyawan-kontrak\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/www.gaji.id\/id\/2024\/12\/03\/dampak-revisi-uu-cipta-kerja-bagi-karyawan-kontrak\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/www.gaji.id\/id\/2024\/12\/03\/dampak-revisi-uu-cipta-kerja-bagi-karyawan-kontrak\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/www.gaji.id\/wp-content\/uploads\/2024\/12\/sebastian-herrmann-O2o1hzDA7iE-unsplash-scaled.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/www.gaji.id\/wp-content\/uploads\/2024\/12\/sebastian-herrmann-O2o1hzDA7iE-unsplash-scaled.jpg\",\"width\":2560,\"height\":1707},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/www.gaji.id\/id\/2024\/12\/03\/dampak-revisi-uu-cipta-kerja-bagi-karyawan-kontrak\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/www.gaji.id\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Dampak Revisi UU Cipta Kerja bagi Karyawan Kontrak\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/www.gaji.id\/id\/#website\",\"url\":\"https:\/\/www.gaji.id\/id\/\",\"name\":\"Gaji.id \u2013 Totalitas Untuk Kebutuhan Anda\",\"description\":\"Gaji.id \u2013 Totalitas Untuk Kebutuhan Anda\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/www.gaji.id\/id\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/www.gaji.id\/id\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\/\/www.gaji.id\/id\/#organization\",\"name\":\"Gaji.id \u2013 Totalitas Untuk Kebutuhan Anda\",\"url\":\"https:\/\/www.gaji.id\/id\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/www.gaji.id\/id\/#\/schema\/logo\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/www.gaji.id\/wp-content\/uploads\/2023\/03\/gaji.id_logo.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/www.gaji.id\/wp-content\/uploads\/2023\/03\/gaji.id_logo.png\",\"width\":128,\"height\":48,\"caption\":\"Gaji.id \u2013 Totalitas Untuk Kebutuhan Anda\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/www.gaji.id\/id\/#\/schema\/logo\/image\/\"},\"sameAs\":[\"https:\/\/www.instagram.com\/gaji.id\/\",\"https:\/\/www.youtube.com\/@gajiid\",\"https:\/\/www.linkedin.com\/company\/gaji.id\/\",\"https:\/\/www.tiktok.com\/@gaji.id?_t=8XLU7geVDNp&_r=1\"]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/www.gaji.id\/id\/#\/schema\/person\/b9baae536d92af27595ba8d721bf5182\",\"name\":\"Temmy\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/www.gaji.id\/id\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/93f58103dc4a9d8f6782f31894995326ada3b01656ccdc8fcf8fed92ecc773d9?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/93f58103dc4a9d8f6782f31894995326ada3b01656ccdc8fcf8fed92ecc773d9?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Temmy\"},\"url\":\"https:\/\/www.gaji.id\/id\/author\/temmy\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Dampak Revisi UU Cipta Kerja bagi Karyawan Kontrak","description":"Artikel ini akan membahas dalam mengenai dampak revisi UU Cipta Kerja bagi karyawan kontrak. Apakah ada perlindungan yang lebih baik?","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/www.gaji.id\/id\/2024\/12\/03\/dampak-revisi-uu-cipta-kerja-bagi-karyawan-kontrak\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Dampak Revisi UU Cipta Kerja bagi Karyawan Kontrak","og_description":"Artikel ini akan membahas dalam mengenai dampak revisi UU Cipta Kerja bagi karyawan kontrak. Apakah ada perlindungan yang lebih baik?","og_url":"https:\/\/www.gaji.id\/id\/2024\/12\/03\/dampak-revisi-uu-cipta-kerja-bagi-karyawan-kontrak\/","og_site_name":"Gaji.id \u2013 Totalitas Untuk Kebutuhan Anda","article_published_time":"2024-12-03T08:16:28+00:00","article_modified_time":"2024-12-03T08:16:30+00:00","og_image":[{"width":2560,"height":1707,"url":"https:\/\/www.gaji.id\/wp-content\/uploads\/2024\/12\/sebastian-herrmann-O2o1hzDA7iE-unsplash-scaled.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"Temmy","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"Temmy","Estimasi waktu membaca":"3 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/www.gaji.id\/id\/2024\/12\/03\/dampak-revisi-uu-cipta-kerja-bagi-karyawan-kontrak\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.gaji.id\/id\/2024\/12\/03\/dampak-revisi-uu-cipta-kerja-bagi-karyawan-kontrak\/"},"author":{"name":"Temmy","@id":"https:\/\/www.gaji.id\/id\/#\/schema\/person\/b9baae536d92af27595ba8d721bf5182"},"headline":"Dampak Revisi UU Cipta Kerja bagi Karyawan Kontrak","datePublished":"2024-12-03T08:16:28+00:00","dateModified":"2024-12-03T08:16:30+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/www.gaji.id\/id\/2024\/12\/03\/dampak-revisi-uu-cipta-kerja-bagi-karyawan-kontrak\/"},"wordCount":551,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/www.gaji.id\/id\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/www.gaji.id\/id\/2024\/12\/03\/dampak-revisi-uu-cipta-kerja-bagi-karyawan-kontrak\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/www.gaji.id\/wp-content\/uploads\/2024\/12\/sebastian-herrmann-O2o1hzDA7iE-unsplash-scaled.jpg","keywords":["hrd","manajemen hrd","manajemen karyawan","sumber daya manusia"],"articleSection":["Artikel","Performance Management","Regulasi Pemerintah"],"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/www.gaji.id\/id\/2024\/12\/03\/dampak-revisi-uu-cipta-kerja-bagi-karyawan-kontrak\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/www.gaji.id\/id\/2024\/12\/03\/dampak-revisi-uu-cipta-kerja-bagi-karyawan-kontrak\/","url":"https:\/\/www.gaji.id\/id\/2024\/12\/03\/dampak-revisi-uu-cipta-kerja-bagi-karyawan-kontrak\/","name":"Dampak Revisi UU Cipta Kerja bagi Karyawan Kontrak","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.gaji.id\/id\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/www.gaji.id\/id\/2024\/12\/03\/dampak-revisi-uu-cipta-kerja-bagi-karyawan-kontrak\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/www.gaji.id\/id\/2024\/12\/03\/dampak-revisi-uu-cipta-kerja-bagi-karyawan-kontrak\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/www.gaji.id\/wp-content\/uploads\/2024\/12\/sebastian-herrmann-O2o1hzDA7iE-unsplash-scaled.jpg","datePublished":"2024-12-03T08:16:28+00:00","dateModified":"2024-12-03T08:16:30+00:00","description":"Artikel ini akan membahas dalam mengenai dampak revisi UU Cipta Kerja bagi karyawan kontrak. Apakah ada perlindungan yang lebih baik?","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/www.gaji.id\/id\/2024\/12\/03\/dampak-revisi-uu-cipta-kerja-bagi-karyawan-kontrak\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/www.gaji.id\/id\/2024\/12\/03\/dampak-revisi-uu-cipta-kerja-bagi-karyawan-kontrak\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/www.gaji.id\/id\/2024\/12\/03\/dampak-revisi-uu-cipta-kerja-bagi-karyawan-kontrak\/#primaryimage","url":"https:\/\/www.gaji.id\/wp-content\/uploads\/2024\/12\/sebastian-herrmann-O2o1hzDA7iE-unsplash-scaled.jpg","contentUrl":"https:\/\/www.gaji.id\/wp-content\/uploads\/2024\/12\/sebastian-herrmann-O2o1hzDA7iE-unsplash-scaled.jpg","width":2560,"height":1707},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/www.gaji.id\/id\/2024\/12\/03\/dampak-revisi-uu-cipta-kerja-bagi-karyawan-kontrak\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/www.gaji.id\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Dampak Revisi UU Cipta Kerja bagi Karyawan Kontrak"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/www.gaji.id\/id\/#website","url":"https:\/\/www.gaji.id\/id\/","name":"Gaji.id \u2013 Totalitas Untuk Kebutuhan Anda","description":"Gaji.id \u2013 Totalitas Untuk Kebutuhan Anda","publisher":{"@id":"https:\/\/www.gaji.id\/id\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/www.gaji.id\/id\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/www.gaji.id\/id\/#organization","name":"Gaji.id \u2013 Totalitas Untuk Kebutuhan Anda","url":"https:\/\/www.gaji.id\/id\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/www.gaji.id\/id\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/www.gaji.id\/wp-content\/uploads\/2023\/03\/gaji.id_logo.png","contentUrl":"https:\/\/www.gaji.id\/wp-content\/uploads\/2023\/03\/gaji.id_logo.png","width":128,"height":48,"caption":"Gaji.id \u2013 Totalitas Untuk Kebutuhan Anda"},"image":{"@id":"https:\/\/www.gaji.id\/id\/#\/schema\/logo\/image\/"},"sameAs":["https:\/\/www.instagram.com\/gaji.id\/","https:\/\/www.youtube.com\/@gajiid","https:\/\/www.linkedin.com\/company\/gaji.id\/","https:\/\/www.tiktok.com\/@gaji.id?_t=8XLU7geVDNp&_r=1"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/www.gaji.id\/id\/#\/schema\/person\/b9baae536d92af27595ba8d721bf5182","name":"Temmy","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/www.gaji.id\/id\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/93f58103dc4a9d8f6782f31894995326ada3b01656ccdc8fcf8fed92ecc773d9?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/93f58103dc4a9d8f6782f31894995326ada3b01656ccdc8fcf8fed92ecc773d9?s=96&d=mm&r=g","caption":"Temmy"},"url":"https:\/\/www.gaji.id\/id\/author\/temmy\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.gaji.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/18088","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.gaji.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.gaji.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.gaji.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/users\/6"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.gaji.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=18088"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/www.gaji.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/18088\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":18090,"href":"https:\/\/www.gaji.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/18088\/revisions\/18090"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.gaji.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media\/18089"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.gaji.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=18088"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.gaji.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=18088"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.gaji.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=18088"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}