{"id":20914,"date":"2026-08-20T09:41:42","date_gmt":"2026-08-20T02:41:42","guid":{"rendered":"https:\/\/www.gaji.id\/?p=20914"},"modified":"2026-08-20T09:42:58","modified_gmt":"2026-08-20T02:42:58","slug":"jurnal-gaji-karyawan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.gaji.id\/en\/2026\/08\/20\/jurnal-gaji-karyawan\/","title":{"rendered":"Cara Membuat Jurnal Gaji Karyawan, Contoh, dan Pencatatan yang Benar"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-weight: 400;\">Jurnal gaji karyawan merupakan bagian penting dalam proses akuntansi perusahaan karena digunakan untuk mencatat seluruh transaksi penggajian secara sistematis. Kesalahan dalam membuat jurnal gaji dapat memengaruhi laporan keuangan, perhitungan pajak, hingga proses audit.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Oleh karena itu, pemilik bisnis maupun tim keuangan perlu memahami cara menyusun jurnal gaji yang benar agar <\/span><a href=\"https:\/\/www.gaji.id\/en\/2026\/07\/30\/sistem-payroll\/\"><b>proses <\/b><b><i>payroll<\/i><\/b><\/a> <span style=\"font-weight: 400;\">berjalan lebih akurat dan terdokumentasi dengan baik. Mari simak cara selengkapnya di bawah ini!<\/span><\/p>\n<h2><b>Kapan Jurnal Gaji Karyawan Dibuat?<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Jurnal gaji umumnya dibuat setiap kali perusahaan memproses payroll. Waktu pencatatannya dapat berbeda sesuai kebijakan perusahaan, misalnya:<\/span><\/p>\n<h3><span style=\"font-weight: 400;\">1. Saat Gaji Menjadi Beban Perusahaan<\/span><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pencatatan dilakukan ketika perusahaan mengakui beban gaji pada akhir periode. Artinya, meskipun gaji belum dibayarkan, perusahaan sudah mencatatnya sebagai kewajiban karena karyawan telah bekerja dalam periode tersebut.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Hal ini penting untuk memastikan laporan keuangan mencerminkan kondisi yang sebenarnya (<\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">accrual<\/span><\/i> <i><span style=\"font-weight: 400;\">basis<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">), sehingga beban perusahaan tidak hanya diakui saat kas keluar, tetapi saat kewajiban itu muncul.<\/span><\/p>\n<h3><span style=\"font-weight: 400;\">2. Saat Pembayaran Gaji Dilakukan<\/span><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Jurnal dibuat ketika perusahaan membayarkan gaji kepada karyawan melalui transfer maupun metode pembayaran lainnya.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pada tahap ini, perusahaan mencatat pengurangan kas atau bank karena dana sudah benar-benar keluar.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pencatatan ini juga berfungsi untuk menutup utang gaji yang sebelumnya sudah diakui pada jurnal beban gaji, sehingga saldo kewajiban menjadi nol setelah pembayaran dilakukan.<\/span><\/p>\n<h3><span style=\"font-weight: 400;\">3. Saat Menyetorkan Pajak dan Iuran BPJS<\/span><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Perusahaan juga perlu mencatat pelunasan kewajiban PPh 21 serta iuran BPJS yang telah dipotong dari penghasilan karyawan.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pencatatan ini penting karena meskipun dana tersebut berasal dari potongan gaji karyawan, perusahaan bertindak sebagai pihak yang menyetorkan ke negara atau lembaga terkait.<\/span><\/p>\n<p><b>Baca Juga: <\/b><a href=\"https:\/\/www.gaji.id\/en\/2026\/07\/27\/cara-menghitung-gaji-karyawan\/\"><b>Cara Menghitung Gaji Karyawan, Ini Rumus &amp; Contohnya!<\/b><\/a><\/p>\n<h2><b>Komponen yang Dicatat dalam Jurnal Gaji Karyawan<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sebelum membuat jurnal, perusahaan perlu mengetahui seluruh komponen yang memengaruhi proses penggajian. Berikut ini komponennya:<\/span><\/p>\n<h3><span style=\"font-weight: 400;\">1. Gaji Pokok<\/span><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Merupakan komponen utama yang menjadi dasar perhitungan penghasilan karyawan. Gaji pokok biasanya ditentukan berdasarkan jabatan, pengalaman, dan kesepakatan kerja.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Komponen ini bersifat tetap setiap periode kecuali ada perubahan kontrak atau kebijakan perusahaan.<\/span><\/p>\n<h3><span style=\"font-weight: 400;\">2. Tunjangan<\/span><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Meliputi tunjangan tetap maupun tidak tetap sesuai kebijakan perusahaan. Tunjangan bisa berupa tunjangan makan, transportasi, jabatan, atau tunjangan keluarga.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Komponen ini diberikan untuk meningkatkan kesejahteraan karyawan dan dapat berbeda antar posisi atau level jabatan.<\/span><\/p>\n<h3><span style=\"font-weight: 400;\">3. Lembur dan Insentif<\/span><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Tambahan penghasilan yang diberikan berdasarkan jam kerja tambahan atau pencapaian tertentu. Lembur biasanya dihitung berdasarkan jam kerja di luar jam normal, sedangkan insentif diberikan sebagai bentuk apresiasi atas kinerja atau target yang tercapai.<\/span><\/p>\n<h3><span style=\"font-weight: 400;\">4. Potongan BPJS<\/span><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Iuran BPJS Kesehatan dan BPJS Ketenagakerjaan yang menjadi kewajiban karyawan. Potongan ini dihitung berdasarkan persentase tertentu dari gaji dan wajib disetorkan oleh perusahaan setiap bulan sesuai regulasi pemerintah.<\/span><\/p>\n<h3><span style=\"font-weight: 400;\">5. Potongan PPh 21<\/span><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pajak penghasilan yang dipotong perusahaan sesuai ketentuan perpajakan. Besarnya potongan ini tergantung pada penghasilan kena pajak karyawan dan status PTKP masing-masing individu, sehingga setiap karyawan bisa memiliki nilai potongan yang berbeda.<\/span><\/p>\n<h3><span style=\"font-weight: 400;\">6. Potongan Lainnya<\/span><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Misalnya koperasi, pinjaman karyawan, atau potongan lain sesuai kebijakan perusahaan. Potongan ini biasanya bersifat internal dan disepakati antara perusahaan dan karyawan, seperti cicilan pinjaman atau iuran organisasi tertentu.<\/span><\/p>\n<p><b>Baca Juga: <\/b><a href=\"https:\/\/www.gaji.id\/en\/2026\/06\/25\/pentingnya-software-payroll-dengan-update-regulasi-otomatis-bagi-efisiensi-hr\/\"><b>Pentingnya Software Payroll dengan Update Regulasi Otomatis bagi Efisiensi HR<\/b><\/a><\/p>\n<h2><b>Bagaimana Cara Membuat Jurnal Gaji Karyawan?<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Agar pencatatan lebih akurat, ikuti langkah-langkah berikut:<\/span><\/p>\n<h3><span style=\"font-weight: 400;\">1. Hitung Total Gaji Bruto<\/span><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Jumlahkan seluruh komponen penghasilan yang diterima karyawan sebelum potongan. Proses ini mencakup gaji pokok, tunjangan, lembur, dan insentif. Hasil perhitungan ini menjadi dasar utama sebelum dilakukan pengurangan apa pun.<\/span><\/p>\n<h3><span style=\"font-weight: 400;\">2. Hitung Seluruh Potongan<\/span><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Hitung PPh 21, BPJS, dan potongan lainnya sesuai ketentuan. Pada tahap ini, perusahaan harus memastikan semua potongan sudah sesuai regulasi dan data karyawan terbaru agar tidak terjadi kesalahan dalam perhitungan gaji bersih.<\/span><\/p>\n<h3><span style=\"font-weight: 400;\">3. Tentukan Nilai Gaji Bersih<\/span><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kurangkan total gaji bruto dengan seluruh potongan untuk memperoleh gaji bersih. Nilai ini adalah jumlah yang benar-benar diterima oleh karyawan dan akan ditransfer ke rekening masing-masing.<\/span><\/p>\n<h3><span style=\"font-weight: 400;\">4. Buat Jurnal Pengakuan Beban Gaji<\/span><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Contoh:<\/span><\/p>\n<p><b>Debit<\/b><\/p>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Beban Gaji<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p><b>Kredit<\/b><\/p>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Utang Gaji<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Utang PPh 21<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Utang BPJS<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Jurnal ini dibuat untuk mencatat bahwa perusahaan telah memiliki kewajiban membayar gaji kepada karyawan beserta kewajiban pajak dan BPJS yang harus disetorkan.<\/span><\/p>\n<h3><span style=\"font-weight: 400;\">5. Buat Jurnal Pembayaran Gaji<\/span><\/h3>\n<p><b>Debit<\/b><\/p>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Utang Gaji<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p><b>Kredit<\/b><\/p>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Kas\/Bank<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Jurnal ini mencatat proses pembayaran aktual kepada karyawan, sekaligus menghapus kewajiban utang gaji yang sebelumnya sudah dicatat pada jurnal pengakuan beban.<\/span><\/p>\n<p><b>Baca Juga: <\/b><a href=\"https:\/\/www.gaji.id\/en\/2026\/03\/03\/rumus-menghitung-potongan-bpjs-ketenagakerjaan-2026\/\"><b>Rumus Menghitung Potongan BPJS Ketenagakerjaan 2026<\/b><\/a><\/p>\n<h2><b>Contoh Jurnal Gaji Karyawan<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Misalnya PT Maju Bersama memiliki data payroll sebagai berikut:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Gaji pokok: Rp25.000.000<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Tunjangan: Rp3.000.000<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Lembur: Rp2.000.000<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Potongan BPJS: Rp700.000<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Potongan PPh 21: Rp800.000<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<h3><span style=\"font-weight: 400;\">Jurnal Pengakuan Beban Gaji<\/span><\/h3>\n<table>\n<tbody>\n<tr>\n<td><b>Tanggal<\/b><\/td>\n<td><b>Akun<\/b><\/td>\n<td><b>Debit<\/b><\/td>\n<td><b>Kredit<\/b><\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td><span style=\"font-weight: 400;\">5 Agustus 2026<\/span><\/td>\n<td><span style=\"font-weight: 400;\">Beban Gaji<\/span><\/td>\n<td><span style=\"font-weight: 400;\">Rp30.000.000<\/span><\/td>\n<td><span style=\"font-weight: 400;\">&#8211;<\/span><\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td><\/td>\n<td><span style=\"font-weight: 400;\">Utang BPJS<\/span><\/td>\n<td><span style=\"font-weight: 400;\">&#8211;<\/span><\/td>\n<td><span style=\"font-weight: 400;\">Rp700.000<\/span><\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td><\/td>\n<td><span style=\"font-weight: 400;\">Utang PPh 21<\/span><\/td>\n<td><span style=\"font-weight: 400;\">&#8211;<\/span><\/td>\n<td><span style=\"font-weight: 400;\">Rp800.000<\/span><\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td><\/td>\n<td><span style=\"font-weight: 400;\">Utang Gaji<\/span><\/td>\n<td><span style=\"font-weight: 400;\">&#8211;<\/span><\/td>\n<td><span style=\"font-weight: 400;\">Rp28.500.000<\/span><\/td>\n<\/tr>\n<\/tbody>\n<\/table>\n<h3><span style=\"font-weight: 400;\">Jurnal Pembayaran Gaji<\/span><\/h3>\n<table>\n<tbody>\n<tr>\n<td><b>Tanggal<\/b><\/td>\n<td><b>Akun<\/b><\/td>\n<td><b>Debit<\/b><\/td>\n<td><b>Kredit<\/b><\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td><span style=\"font-weight: 400;\">5 Agustus 2026<\/span><\/td>\n<td><span style=\"font-weight: 400;\">Utang Gaji<\/span><\/td>\n<td><span style=\"font-weight: 400;\">Rp28.500.000<\/span><\/td>\n<td><span style=\"font-weight: 400;\">&#8211;<\/span><\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td><\/td>\n<td><span style=\"font-weight: 400;\">Kas\/Bank<\/span><\/td>\n<td><span style=\"font-weight: 400;\">&#8211;<\/span><\/td>\n<td><span style=\"font-weight: 400;\">Rp28.500.000<\/span><\/td>\n<\/tr>\n<\/tbody>\n<\/table>\n<h2><b>Kesalahan yang Sering Terjadi dalam Pencatatan Jurnal Gaji<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Beberapa kesalahan yang masih sering ditemukan antara lain:<\/span><\/p>\n<h3><span style=\"font-weight: 400;\">1. Salah Menghitung Potongan Pajak<\/span><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kesalahan dalam menghitung potongan PPh 21 sering terjadi karena perubahan regulasi pajak atau ketidaktepatan dalam menentukan penghasilan kena pajak.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Jika perhitungan tidak sesuai, perusahaan bisa mengalami selisih pembayaran pajak yang berisiko menimbulkan denda atau koreksi saat audit.<\/span><\/p>\n<h3><span style=\"font-weight: 400;\">2. Tidak Memperbarui Tarif BPJS<\/span><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Tarif BPJS Kesehatan maupun BPJS Ketenagakerjaan dapat berubah sesuai kebijakan pemerintah.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Jika perusahaan tidak memperbarui data tarif secara berkala, maka potongan yang dihitung bisa tidak sesuai ketentuan dan menyebabkan kekurangan atau kelebihan pembayaran iuran.<\/span><\/p>\n<h3><span style=\"font-weight: 400;\">3. Keliru Mengelompokkan Tunjangan<\/span><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Tunjangan yang seharusnya masuk kategori penghasilan tetap atau tidak tetap sering kali salah dicatat. Kesalahan pengelompokan ini dapat memengaruhi perhitungan pajak, BPJS, serta total beban gaji yang dicatat dalam jurnal.<\/span><\/p>\n<h3><span style=\"font-weight: 400;\">4. Terjadi Duplikasi Pencatatan<\/span><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Duplikasi pencatatan biasanya terjadi ketika proses payroll dilakukan secara manual atau tidak terintegrasi. Akibatnya, satu transaksi gaji bisa tercatat lebih dari satu kali sehingga membuat laporan keuangan menjadi tidak akurat.<\/span><\/p>\n<p><b>Baca Juga: <\/b><a href=\"https:\/\/www.gaji.id\/en\/2026\/07\/15\/perbandingan-payroll-manual-vs-hris-mana-yang-lebih-tepat-untuk-perusahaan-anda\/\"><b>Perbandingan Payroll Manual vs HRIS: Mana yang Lebih Tepat untuk Perusahaan Anda?<\/b><\/a><\/p>\n<h3><span style=\"font-weight: 400;\">5. Mengandalkan Perhitungan Manual<\/span><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Perhitungan gaji secara manual sangat rentan terhadap human error, terutama jika jumlah karyawan banyak dan komponen gaji kompleks. Selain memakan waktu, metode ini juga meningkatkan risiko kesalahan dalam jurnal gaji karyawan.<\/span><\/p>\n<h2><b>Optimalkan Proses Payroll dan Pencatatan Gaji Karyawan dengan Gaji.id<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Membuat jurnal gaji secara manual membutuhkan ketelitian yang tinggi, terutama ketika perusahaan memiliki banyak karyawan dan berbagai komponen <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">payroll<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> yang harus dihitung.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Penggunaan sistem yang terintegrasi dapat membantu mengurangi risiko kesalahan sekaligus mempercepat proses penggajian.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Melalui <\/span><a href=\"https:\/\/www.gaji.id\/en\/features\/sistem-penggajian-karyawan\/\"><b>aplikasi penggajian karyawan<\/b><\/a><span style=\"font-weight: 400;\"> dari <\/span><a href=\"https:\/\/www.gaji.id\/en\/\"><b>Gaji.id<\/b><\/a><span style=\"font-weight: 400;\">, perusahaan dapat mengelola <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">payroll<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> secara lebih efisien dengan berbagai fitur yang mendukung proses penggajian, seperti:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Komponen gaji yang fleksibel sesuai kebijakan perusahaan<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Perhitungan BPJS dan PPh 21 yang akurat dan sesuai regulasi terbaru<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Mendukung pembayaran gaji mingguan maupun bulanan<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Formula <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">payroll<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> yang dapat disesuaikan dengan struktur kompensasi perusahaan<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Slip gaji dan bukti potong digital yang dapat diakses karyawan secara mandiri<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Gaji.id membantu memastikan seluruh proses <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">payroll<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> berjalan lebih rapi, cepat, dan minim kesalahan.<\/span><\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/api.whatsapp.com\/send\/?phone=6285186884254&amp;text=Saya%20ingin%20tahu%20lebih%20banyak%20tentang%20Gaji.id\"><b>Hubungi tim Gaji.id<\/b><\/a><span style=\"font-weight: 400;\"> dan <\/span><a href=\"https:\/\/www.gaji.id\/en\/jadwalkan-demo-form\/\"><b>jadwalkan demo<\/b><\/a><span style=\"font-weight: 400;\"> untuk melihat langsung bagaimana sistem ini dapat membantu perusahaan Anda!<\/span><\/p>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Jurnal gaji karyawan merupakan bagian penting dalam proses akuntansi perusahaan karena digunakan untuk mencatat seluruh transaksi penggajian secara sistematis. Kesalahan dalam membuat jurnal gaji dapat memengaruhi laporan keuangan, perhitungan pajak, hingga proses audit.\u00a0 Oleh karena itu, pemilik bisnis maupun tim keuangan perlu memahami cara menyusun jurnal gaji yang benar agar proses payroll berjalan lebih akurat [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":14,"featured_media":20915,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"site-sidebar-layout":"default","site-content-layout":"","ast-site-content-layout":"default","site-content-style":"default","site-sidebar-style":"default","ast-global-header-display":"","ast-banner-title-visibility":"","ast-main-header-display":"","ast-hfb-above-header-display":"","ast-hfb-below-header-display":"","ast-hfb-mobile-header-display":"","site-post-title":"","ast-breadcrumbs-content":"","ast-featured-img":"","footer-sml-layout":"","ast-disable-related-posts":"","theme-transparent-header-meta":"default","adv-header-id-meta":"","stick-header-meta":"","header-above-stick-meta":"","header-main-stick-meta":"","header-below-stick-meta":"","astra-migrate-meta-layouts":"set","ast-page-background-enabled":"default","ast-page-background-meta":{"desktop":{"background-color":"var(--ast-global-color-4)","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-opacity":"","overlay-gradient":""},"tablet":{"background-color":"","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-opacity":"","overlay-gradient":""},"mobile":{"background-color":"","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-opacity":"","overlay-gradient":""}},"ast-content-background-meta":{"desktop":{"background-color":"var(--ast-global-color-5)","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-opacity":"","overlay-gradient":""},"tablet":{"background-color":"var(--ast-global-color-5)","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-opacity":"","overlay-gradient":""},"mobile":{"background-color":"var(--ast-global-color-5)","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-opacity":"","overlay-gradient":""}},"footnotes":""},"categories":[71],"tags":[],"class_list":["post-20914","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-penggajian-dan-pengupahan"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v28.2 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>5 Cara Membuat Jurnal Gaji Karyawan &amp; Contohnya<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Jurnal gaji karyawan memudahkan pencatatan beban gaji, pajak, dan BPJS. Pelajari contoh jurnal serta cara membuatnya dengan benar di sini.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.gaji.id\/en\/2026\/08\/20\/jurnal-gaji-karyawan\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_GB\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"5 Cara Membuat Jurnal Gaji Karyawan &amp; Contohnya\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Jurnal gaji karyawan memudahkan pencatatan beban gaji, pajak, dan BPJS. Pelajari contoh jurnal serta cara membuatnya dengan benar di sini.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.gaji.id\/en\/2026\/08\/20\/jurnal-gaji-karyawan\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Gaji.id \u2013 Totalitas Untuk Kebutuhan Anda\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2026-08-20T02:41:42+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2026-08-20T02:42:58+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/www.gaji.id\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/jurnal-gaji-karyawan.webp\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1440\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"1070\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/webp\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Dito ToffeeDev\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Dito ToffeeDev\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimated reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"6 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.gaji.id\\\/2026\\\/08\\\/20\\\/jurnal-gaji-karyawan\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.gaji.id\\\/2026\\\/08\\\/20\\\/jurnal-gaji-karyawan\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"Dito ToffeeDev\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.gaji.id\\\/id\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/79d821fea34988f97b20e0ba486b1c74\"},\"headline\":\"Cara Membuat Jurnal Gaji Karyawan, Contoh, dan Pencatatan yang Benar\",\"datePublished\":\"2026-08-20T02:41:42+00:00\",\"dateModified\":\"2026-08-20T02:42:58+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.gaji.id\\\/2026\\\/08\\\/20\\\/jurnal-gaji-karyawan\\\/\"},\"wordCount\":1103,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.gaji.id\\\/id\\\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.gaji.id\\\/2026\\\/08\\\/20\\\/jurnal-gaji-karyawan\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/www.gaji.id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/08\\\/jurnal-gaji-karyawan.webp\",\"articleSection\":[\"Penggajian dan Pengupahan\"],\"inLanguage\":\"en-GB\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/www.gaji.id\\\/2026\\\/08\\\/20\\\/jurnal-gaji-karyawan\\\/#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.gaji.id\\\/2026\\\/08\\\/20\\\/jurnal-gaji-karyawan\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.gaji.id\\\/2026\\\/08\\\/20\\\/jurnal-gaji-karyawan\\\/\",\"name\":\"5 Cara Membuat Jurnal Gaji Karyawan & Contohnya\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.gaji.id\\\/id\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.gaji.id\\\/2026\\\/08\\\/20\\\/jurnal-gaji-karyawan\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.gaji.id\\\/2026\\\/08\\\/20\\\/jurnal-gaji-karyawan\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/www.gaji.id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/08\\\/jurnal-gaji-karyawan.webp\",\"datePublished\":\"2026-08-20T02:41:42+00:00\",\"dateModified\":\"2026-08-20T02:42:58+00:00\",\"description\":\"Jurnal gaji karyawan memudahkan pencatatan beban gaji, pajak, dan BPJS. Pelajari contoh jurnal serta cara membuatnya dengan benar di sini.\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.gaji.id\\\/2026\\\/08\\\/20\\\/jurnal-gaji-karyawan\\\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-GB\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/www.gaji.id\\\/2026\\\/08\\\/20\\\/jurnal-gaji-karyawan\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-GB\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.gaji.id\\\/2026\\\/08\\\/20\\\/jurnal-gaji-karyawan\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.gaji.id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/08\\\/jurnal-gaji-karyawan.webp\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/www.gaji.id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/08\\\/jurnal-gaji-karyawan.webp\",\"width\":1440,\"height\":1070,\"caption\":\"jurnal gaji karyawan\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.gaji.id\\\/2026\\\/08\\\/20\\\/jurnal-gaji-karyawan\\\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\\\/\\\/www.gaji.id\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Cara Membuat Jurnal Gaji Karyawan, Contoh, dan Pencatatan yang Benar\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.gaji.id\\\/id\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.gaji.id\\\/id\\\/\",\"name\":\"Gaji.id \u2013 Totalitas Untuk Kebutuhan Anda\",\"description\":\"Gaji.id \u2013 Totalitas Untuk Kebutuhan Anda\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.gaji.id\\\/id\\\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/www.gaji.id\\\/id\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-GB\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.gaji.id\\\/id\\\/#organization\",\"name\":\"Gaji.id \u2013 Totalitas Untuk Kebutuhan Anda\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.gaji.id\\\/id\\\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-GB\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.gaji.id\\\/id\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.gaji.id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2023\\\/03\\\/gaji.id_logo.png\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/www.gaji.id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2023\\\/03\\\/gaji.id_logo.png\",\"width\":128,\"height\":48,\"caption\":\"Gaji.id \u2013 Totalitas Untuk Kebutuhan Anda\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.gaji.id\\\/id\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\"},\"sameAs\":[\"https:\\\/\\\/www.instagram.com\\\/gaji.id\\\/\",\"https:\\\/\\\/www.youtube.com\\\/@gajiid\",\"https:\\\/\\\/www.linkedin.com\\\/company\\\/gaji.id\\\/\",\"https:\\\/\\\/www.tiktok.com\\\/@gaji.id?_t=8XLU7geVDNp&_r=1\"]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.gaji.id\\\/id\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/79d821fea34988f97b20e0ba486b1c74\",\"name\":\"Dito ToffeeDev\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-GB\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/833ff527580994016ba22f807f6eeabaea67f070eac2fdfd88cfdd7d9704ac7d?s=96&d=mm&r=g\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/833ff527580994016ba22f807f6eeabaea67f070eac2fdfd88cfdd7d9704ac7d?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/833ff527580994016ba22f807f6eeabaea67f070eac2fdfd88cfdd7d9704ac7d?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Dito ToffeeDev\"},\"url\":\"https:\\\/\\\/www.gaji.id\\\/en\\\/author\\\/dito-toffeedev\\\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"5 Cara Membuat Jurnal Gaji Karyawan & Contohnya","description":"Jurnal gaji karyawan memudahkan pencatatan beban gaji, pajak, dan BPJS. Pelajari contoh jurnal serta cara membuatnya dengan benar di sini.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/www.gaji.id\/en\/2026\/08\/20\/jurnal-gaji-karyawan\/","og_locale":"en_GB","og_type":"article","og_title":"5 Cara Membuat Jurnal Gaji Karyawan & Contohnya","og_description":"Jurnal gaji karyawan memudahkan pencatatan beban gaji, pajak, dan BPJS. Pelajari contoh jurnal serta cara membuatnya dengan benar di sini.","og_url":"https:\/\/www.gaji.id\/en\/2026\/08\/20\/jurnal-gaji-karyawan\/","og_site_name":"Gaji.id \u2013 Totalitas Untuk Kebutuhan Anda","article_published_time":"2026-08-20T02:41:42+00:00","article_modified_time":"2026-08-20T02:42:58+00:00","og_image":[{"width":1440,"height":1070,"url":"https:\/\/www.gaji.id\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/jurnal-gaji-karyawan.webp","type":"image\/webp"}],"author":"Dito ToffeeDev","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"Dito ToffeeDev","Estimated reading time":"6 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/www.gaji.id\/2026\/08\/20\/jurnal-gaji-karyawan\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.gaji.id\/2026\/08\/20\/jurnal-gaji-karyawan\/"},"author":{"name":"Dito ToffeeDev","@id":"https:\/\/www.gaji.id\/id\/#\/schema\/person\/79d821fea34988f97b20e0ba486b1c74"},"headline":"Cara Membuat Jurnal Gaji Karyawan, Contoh, dan Pencatatan yang Benar","datePublished":"2026-08-20T02:41:42+00:00","dateModified":"2026-08-20T02:42:58+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/www.gaji.id\/2026\/08\/20\/jurnal-gaji-karyawan\/"},"wordCount":1103,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/www.gaji.id\/id\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/www.gaji.id\/2026\/08\/20\/jurnal-gaji-karyawan\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/www.gaji.id\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/jurnal-gaji-karyawan.webp","articleSection":["Penggajian dan Pengupahan"],"inLanguage":"en-GB","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/www.gaji.id\/2026\/08\/20\/jurnal-gaji-karyawan\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/www.gaji.id\/2026\/08\/20\/jurnal-gaji-karyawan\/","url":"https:\/\/www.gaji.id\/2026\/08\/20\/jurnal-gaji-karyawan\/","name":"5 Cara Membuat Jurnal Gaji Karyawan & Contohnya","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.gaji.id\/id\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/www.gaji.id\/2026\/08\/20\/jurnal-gaji-karyawan\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/www.gaji.id\/2026\/08\/20\/jurnal-gaji-karyawan\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/www.gaji.id\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/jurnal-gaji-karyawan.webp","datePublished":"2026-08-20T02:41:42+00:00","dateModified":"2026-08-20T02:42:58+00:00","description":"Jurnal gaji karyawan memudahkan pencatatan beban gaji, pajak, dan BPJS. Pelajari contoh jurnal serta cara membuatnya dengan benar di sini.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/www.gaji.id\/2026\/08\/20\/jurnal-gaji-karyawan\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-GB","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/www.gaji.id\/2026\/08\/20\/jurnal-gaji-karyawan\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-GB","@id":"https:\/\/www.gaji.id\/2026\/08\/20\/jurnal-gaji-karyawan\/#primaryimage","url":"https:\/\/www.gaji.id\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/jurnal-gaji-karyawan.webp","contentUrl":"https:\/\/www.gaji.id\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/jurnal-gaji-karyawan.webp","width":1440,"height":1070,"caption":"jurnal gaji karyawan"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/www.gaji.id\/2026\/08\/20\/jurnal-gaji-karyawan\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/www.gaji.id\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Cara Membuat Jurnal Gaji Karyawan, Contoh, dan Pencatatan yang Benar"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/www.gaji.id\/id\/#website","url":"https:\/\/www.gaji.id\/id\/","name":"Gaji.id \u2013 Totalitas Untuk Kebutuhan Anda","description":"Gaji.id \u2013 Totalitas Untuk Kebutuhan Anda","publisher":{"@id":"https:\/\/www.gaji.id\/id\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/www.gaji.id\/id\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-GB"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/www.gaji.id\/id\/#organization","name":"Gaji.id \u2013 Totalitas Untuk Kebutuhan Anda","url":"https:\/\/www.gaji.id\/id\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-GB","@id":"https:\/\/www.gaji.id\/id\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/www.gaji.id\/wp-content\/uploads\/2023\/03\/gaji.id_logo.png","contentUrl":"https:\/\/www.gaji.id\/wp-content\/uploads\/2023\/03\/gaji.id_logo.png","width":128,"height":48,"caption":"Gaji.id \u2013 Totalitas Untuk Kebutuhan Anda"},"image":{"@id":"https:\/\/www.gaji.id\/id\/#\/schema\/logo\/image\/"},"sameAs":["https:\/\/www.instagram.com\/gaji.id\/","https:\/\/www.youtube.com\/@gajiid","https:\/\/www.linkedin.com\/company\/gaji.id\/","https:\/\/www.tiktok.com\/@gaji.id?_t=8XLU7geVDNp&_r=1"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/www.gaji.id\/id\/#\/schema\/person\/79d821fea34988f97b20e0ba486b1c74","name":"Dito ToffeeDev","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-GB","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/833ff527580994016ba22f807f6eeabaea67f070eac2fdfd88cfdd7d9704ac7d?s=96&d=mm&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/833ff527580994016ba22f807f6eeabaea67f070eac2fdfd88cfdd7d9704ac7d?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/833ff527580994016ba22f807f6eeabaea67f070eac2fdfd88cfdd7d9704ac7d?s=96&d=mm&r=g","caption":"Dito ToffeeDev"},"url":"https:\/\/www.gaji.id\/en\/author\/dito-toffeedev\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.gaji.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/20914","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.gaji.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.gaji.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.gaji.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/users\/14"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.gaji.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=20914"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/www.gaji.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/20914\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":20916,"href":"https:\/\/www.gaji.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/20914\/revisions\/20916"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.gaji.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/media\/20915"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.gaji.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=20914"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.gaji.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=20914"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.gaji.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=20914"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}